Cara Desain Logo Di Coreldraw X4

Desain

Mungkin sekilas benar-benar sederhana dan enteng dibuat. Tetapi itu tidak berarti cara mendesain logo memakan saat yang pendek. Sama layaknya iklan, logo memerlukan ide dan juga rancangan yang bisa menarik perhatian pelanggan. Anda idamkan tahu cara mendesain logo professional dan mengetahui sumber-sumber yang Anda butuhkan cuma didalam satu posting? Inilah posting yang pas untuk Anda… Pelajari cara desain logo professional cuma di dalam 5 langkah.

1. melatih diri Apa itu Logo dan Apa yang Diwakilinya

Sebelum Anda mengonsep logo, Anda harus sadar apa itu logo, apa yang digambarkannya, dan tujuannya. Logo bukan cuma isyarat – sebuah logo merefleksikan brand iklan usaha lewat pemanfaatan bentuk, tulisan, warna dan / atau gambar.

Logo bermanfaat untuk mengakibatkan kepercayaan, pengakuan, dan kekaguman terhadap sebuah kongsi atau produk. Adalah tugas kita sebagai desainer untuk menciptakan logo yang menggambarkan aspek-aspek itu.

2. Sempat Dasar-Dasar Logo yang Makbul

Dengan jelas target logo dan apa yang digambarkannya, saat ini Anda harus belajar apa yang memicu sebuah logo menjadi bagus, atau ketetapan basic dan prinsip-prinsip langkah mendesain logo efektif.

A. Logo mesti sederhana

Desain logo yang simple sanggup ringan dikenali, serbaguna, dan diingat. Logo bagus menonjolkan sesuatu yang tak disangka atau unik tanpa wajib berlebihan.

B. Logo harus gampang diingat
Selain komitmen kesederhanaan, daya ingat juga penting. Desain Logo efisien perlu ringan diingat. Hal ini bisa dicapai bersama mempunyai logo simple tapi sesuai.

C. Logo wajib bertahan lama
Logo efektif harus bertahan lama. Akankah logo tersebut masih selamanya efektif dalam 10, 20, 50 th. ke depan?

D. Logo mesti serbaguna
Logo efektif perlu dapat digunakan didalam berbagi medium dan aplikasi. Untuk alasan ini, logo seharusnya didesain dalam format vector, sehingga ukurannya sanggup ubah-ubah. Logo termasuk mesti terdiri dari satu warna saja.

E. Logo wajib cocok Cara Anda memasang logo harus sesuai bersama tujuannya. Contohnya, bila Anda mendesain logo untuk toko mainan anak-anak, font dan warna bertema anak-anak bakal menjadi pilihan bagus. Sebaliknya, mereka tidak bakal cocok untuk perusahaan hukum.

3. Belajar berasal dari Kesuksesan dan Kegagalan Orang Lain

Logo maju

Dengan Anda mengetahui aturan-aturan basic di dalam cara mendesain logo, Anda sanggup membedakan antara logo bagus dan buruk… Dengan menyadari logo-logo apa saja yang berjaya dan kenapa mereka berjaya, mengimbuhkan kita wawasan apa yang sebabkan logo jadi maju.

Contohnya, lihatlah Nike Swoosh klasik. Logo itu dibikin oleh Caroline Davidson tahun 1971 seharga cuma $35, namun hingga saat ini selalu bertahan, mudah diingat, efisien meskipun tanpa warna, dan gampang diubah-ubah ukurannya. Kecepatan dan kesederhanaan dapat dicerminkan lewat sayap pada patung Nike, Dewi kemenangan Yunani – suatu hal yang tepat untuk iklan busana olahraga. Nike adalah satu berasal dari sekian banyak logo berjaya. Mungkin Anda mampu mencari sadar logo-logo berjaya apa yang lain dan apa yang sebabkan mereka maju.

Logo yang Tidak Begitu berkembang

Kita termasuk bisa mempelajari logo-logo yang tidak begitu berjaya, layaknya logo-logo ini. Dalam posting di link, beberapa logo bisa menggambarkan hal-hal yang tidak terlihat bagi desainer, atau mereka memang miliki desain yang buruk.

4. Rancang Proses Cara Mendesain Logo Anda

Sekarang Anda paham apa itu logo, prinsip, aturan, dan apa yang membawa dampak logo sukses. Sekarang Anda dapat langsung memulai proses desain. Ini adalah langkah tersulit dari 5 langkah-langkah. Proses desain logo setiap orang berbeda. Pengalaman biasanya adalah aspek kunci di dalam menciptakan proses desain Anda. Tetapi cobalah Anda cek The Secret Logo Design Process Of Top Logo Designers untuk meningkatkan ide.

Proses desain logo mencakup:

1. Fantasi singkat desain
2. Menangkap dan brainstorming
3. Garis Besar
4. Prototipe dan Pembuatan rencana (lihat langkah kelima)
5. mengedrop ke klien untuk review
6. Revisi dan penyelesaian
7. mengantar file ke klien dan berikan sarana pelanggan

Apabila Anda stuck sebelum saat atau sepanjang proses desain, coba cek artikel yang membahas tentang cara desain lainnya.

5. mencari ilmu Software dan Selesaikan Logo

Setelah sistem desain Anda selesai, menggunakan sementara Anda untuk merasa menguasai software (Adobe Illustrator) tetapi ingat, Anda tidak dapat mendesain logo hanya dengan berkutat langsung bersama komputer. Sebaiknya laksanakan brainstorming dan pengsketsaan dahulu.

Setelah Anda mengdapatkan gagasan dan sketsa hasil dari brainstorming, Anda sanggup langsung berkutat bersama dengan pc dan jadi mendigitalisasi logo. Setelah Anda selesai mendigitalisasi, kirimkan hasilnya ke klien Anda, evaluasi, dan pada akhirnya menyelesaikan logo. Dengan begitu, Anda sudah berjaya menciptakan logo professional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *